Unaaha,Koransultra.Com– Penyidik Tipikor Polres Konawe melakukan Pemanggilan terhadap Kepala Dinas Pertanian Dan Holtikultura Kabupaten Konawe, Syahruddin,terkait pemberian keterangan pengadaan bantuan alat pertanian merk Inari combain halvester dari kementrian pertanian akhir Desember 2019 lalu.

Kasat Reskrim Polres Konawe IPTU Husni Abdah mengungkapkan pihaknya menerima laporan dari seorang LSM yang di kuasakan oleh salah satu kelompok tani di Konawe. terkait bantuan satu unit alat pemotong padi merk Inari Combine Harvester Besar dari Kementerian.

Dalam pengaduan tersebut, kelompok tani diminta oleh pihak Dinas Pertanian untuk menyerahkan bantuan tersebut untuk dilakukan verifikasi. Karena sudah tiga bulan bantuan pertanian yang dimaksud tersebut berada di Dinas terkait makanya pihak kelompok tani mengadukan hal tersebut di Polres Konawe.

“Kalau soal pemalsuan dokumen kita masih selidiki, karena masih simpang siur beritanya. Yang jelas kami masih terus perdalam kasus ini. Karena laporannya memang masih baru. Kita sudah periksa dari kelompok tani, kemudian pihak pelapor, dan juga dari dinas terkait yakni Kepala Dinas,” kata Husni diruang kerjanya, rabu (29/04/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Konawe, Syahruddin saat ditemui usai diperiksa oleh penyidik, kehadiran dirinya di Mapolres Konawe dalam rangka memberikan keterangan terkait bantuan pemotong padi yang lalu ditujukan ke kelompok tani yang ada di Konawe.

“secara tekhnis seharusnya barang ini datang dulu di Dinas Pertanian, kemudian dilengkapi administrasinya, artinya prosedur administrasinya kita selesaikan dan kita kirim kembali ke pusat,” jelasnya.

Dikatakan prosedur pengadaan bantuan tersebut tidak benar sebab bantuan tersebut tiba di Konawe tanpa diketahui oleh pihak dinas, setelah pihak kementerian menyampaikan ke pihaknya baru diketahui adanya bantuan tersebut,” jadi ada pemalsuan dokumen tentang berita acara penyerahan bantuan tersebut.” Tutupnya.

Kontributor : Nasruddin

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here