Jakarta, Koransultra.com – Generasi Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Kejaksaan Agung RI, mereka mendesak aparat penegak hukum agar mengusut tuntas dugaan kasus korupsi yang disinyalir menyeret nama mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, pada Kamis (18/09/2025).

Ketua Umum GMII, Edrian Saputra saat melakukan orasinya, mendesak agar KPK RI dan Kejaksaan Agung RI memberikan atensi terhadap tuntutan merreka, “memanggil dan memeriksa mantan Kadis Kominfo Kota Kendari berinisial N, yang saat ini menjabat sebagai Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Kota Kendari. GMII menduga terdapat penyimpangan anggaran yang merugikan keuangan negara dalam sejumlah proyek pengadaan.” Teriaknya.
Edrian membeberkan sejumlah dugaan penyimpangan yang terindikasi terjadi, “Belanja internet Balai Kota Kendari pada APBDP 2023 sebesar Rp3.155.916.873, selanjutnya belanja kawat/faksimili/internet/TV berlangganan tahun 2024 sebesar Rp 2.500.000.000 ini kami nilai besarnya anggaran tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan riil dan patut diduga terjadi praktik penyalahgunaan wewenang serta indikasi tindak pidana korupsi.” bebernya.

“Kasus ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Kami mendesak agar KPK dan Kejaksaan Agung segera turun tangan mengusut secara tuntas dugaan korupsi ini. Penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu,” tegas Koordinator Lapangan GMII, Edrian Saputra.
GMII menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Kota Kendari. Pungkasnya, melalui rilis yang diterima Koransultra.com
Laporan: Redaksi




