Kendari, Koransultra.com – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Endang, menyebut Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), telah melakukan tindakan diskriminasi terhadap pendaftar CPNS.

Menurut Endang, perlakuan diskriminasi itu juga merupakan upaya untuk mengurangi jumlah peserta saat tes CAT.

IKLAN KPU

“Ini merupakan ilmu dan taktik BKD dalam upaya mendiskriminasi para pelamar,” kata Kepala BKD, Nur Endang, dihadapan pelamar CPNS asal Koltim, Rabu (31/10/2018) di Kendari.

Sebab kata Endang, ferivikasi berkas merupakan kewenangan penuh BKSDM di masing-masing Daerah.

“Sebenarnya, persoalan ini merupakan kebijakan masing-masing daerah. Sebab, yang menentukan lulus dan tidaknya para pelamar CPNS itu adalah daerah,” tutur Endang, di Kendari.

Terkait dengan polemik ijasah yang mengatakan harus sesuai dengan formasi yang dibutuhkan, kata Kepala BKD ini, hal tersebut juga merupakan kebijkan masing-masing daerah.

“Sebenarnya banyaknya pelamar CPNS di Sultra ini, tidak ada salahnya jika BKSDM mengeluarkan kebijakan, selama aturan itu tidak dilanggar,” ujar Kepala BKD Provinsi Sultra itu.

Lanjut Endang, di tingkat Provinsi sendiri tidak ada perlakuan yang terjadi seperti di Koltim. “Asalkan IP mencukupi dan punya KTP, kami luluskan. Sehingga kami disini tidak ada satupun masalah yang timbul,” katanya.

Ditambahkan Nur Endang, pihak pendaftar bisa saja melakukan somasi terhadap BKSDM Koltim, sebab tindakan yang dilakukan BKSDM Koltim adalah upaya diskriminasi.

Kontributor : Erwin

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here