Ketua KPU Muna, Kubais

Raha,Koransultra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna, meminta bantuan pemerintah Daerah menghadapi pelaksanaan pemilihan umum 2019, mendatang.

Permintaan bantuan atas keterbatasan anggaran yang tidak maksimal dengan rujukan Undang-Undang (UU) pemilu nomor 7 tahun 2017 pasal 434.

IKLAN KPU

Pasal 434 itu menyebutkan fasilitas yang dimaksud itu yakni pertama, penugasan personel pada sekretariat PPK dan Kecamatan dan PPS.

Diantaranya pelaksanaan pendidikan politik bagi pemilih untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan kelancaran transportasi pengiriman logistik.

Sedangkan usulan yang diajukan oleh KPU Muna ke Pemda sebesar Rp1,7 Miliar. Tersedia Anggaran KPU untuk tahun 2019 senilai Rp19 Miliar.

“Tapi tergantung kemampuan daerah bahkan sebelumnya Pemda mengucurkan dana transportasi logistik, maka dari itulah Pemda segera mungkin memberikan bantuan, “Ujar Kubais Ketua KPU Muna, Jumat 28 Desember 2018.

Pihaknya, anggaran yang paling besar yakni isentif PPK, PPS dan KPSS sebesar Rp10 miliar kemudian anggaran KPU bukan gelondongan tetapi perunit dan terpila.

Menyebut, dari anggaran yang diajukan dipemda diantaranya pengunaan Bimtek KPPS. Selain itu pengadaan pakaian satu set seragam Linmas 624 TPS x 2 orang per TPS total 1248 orang.

“Kalau Linmas bukan wilayah KPU, kami hanya memberikan sumbangsih nanti Pemda tidak memberikan dan ke KPU untuk linmas, silakan susul anggaranya, KPU hanya menerima pakaian linmas,” katanya.

Kontributor: Bensar

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here