Ilustrasi

Lasusua, Koransultra.com – Salah satu oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), diduga memanfaatkan program revitalisasi Pertanian sebagai ajang kampanye.

Hal tersebut diungkapkan ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Awaluddin, saat menghadiri diskusi publik bersama dengan pihak Dinas Pertanian Kolut disalah satu cafe di Lasusua, beberapa waktu lalu.

“Setelah saya melakukan survey di lapangan, ada anggota Dewan Kolut terindikasi memanfaatkan momen ini sebagai bahan kampaye serta mengklaim bahwa program ini adalah bantuan dari Calon Legislatif (Caleg). Saya tidak sebutkan namanya, tapi saya punya bukti data dan rekaman video,” kata Awalluddin.

“Saya minta pihak Dinas Pertanian untuk segera melakukan tindakan tegas,” sambung Awalluddin.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kolut Samsul Ridjal mengatakan, jika bantuan kontak Babi tersebut telah tersalurkan melalui proposal yang diajukan oleh masyarakat.

“Kalau memangnya ada bantuan yang tidak tepat sasaran, kami akan cek di lapangan,” kata Samsul Ridjal.

Untuk persoalan banyaknya bibit yang rusak, pihak Distan Kolut telah berkoordinasi dengan pihak konrtraktor dan siap mengganti semua bibit yang dianggap tidak layak atau rusak.

“Penyaluran bibit sudah sesuai SOP. Proses pengawalan program kami akan perketat,” ujar Samsul Ridjal.

Kata dia, mengenai Juknis tentang  revitalisasi sudah ada, dan telah di sosialisasikan pada masyarakat.

“Saya ingatkan, kami sangat terbuka utuk menerima masukan dan info dari masyarakat bahkan kalau hal ini gagal saya siap tanggalkan jabatan saya,” pungkasnya.

Kontributor: Fyank

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here