Bawaslu Kolut: Anggota Dewan yang Reses Sambil Kampanye Melanggar Aturan

Lasusua, Koransultra.com – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Robi menegaskan, anggota Dewan dilarang melakukan kampanye saat tengah melakukan reses.

Hal itu diungkapkan Robi, setelah beredarnya informasi adanya kegiatan reses sambil melakukan kampanye disalah satu Desa di Kolut.

“Kami masih melakukan investigasi terkait kabar ini,” ucap Robi, melalui pesan Watsapnya, Kamis (31/1).

Robi menjelaskan, setiap kegiatan pemerintah yang dibiayai oleh uang negara tidak boleh ditunggangi oleh kepentingan politik apalagi sambil berkampanye. Dan bagi caleg yang akan melakukan kampanye harus mengikuti beberapa aturan. Salah satunya, harus ada surat tanda terima pemberitahuan dari kepolisian dan ditembuskan ke KPU dan Bawaslu. Jika caleg tersebut berkampanye tidak mengantongi STTP, maka itu merupakan bentuk pelanggaran yg dilakukan oleh oknum caleg.

“Jika benar ada oknum caleg yang lakukan itu, maka kami dari Bawaslu Kolut akan melakukan penindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tegas Robi.

Menanggapi persoalan tersebut, anggota DPRD Kolut, Ansar Ahosa, membantah jika dirinya melakukan kampanye saat mengadakan acara reses.

“Itu bukan spanduk untuk kampanye. Itu spanduk kegiatan untuk jadwal dan tempat reses. Karena berhubung tempat dapil saya ada di Kecamatan Ngapa, Tiwu dan Kodeoha,” ungkap Ansar.

Menurut Ansar, inti dalam suatu reses tersebut menyampaikan program-program apa yang telah dicapai serta menampung aspirasi masyarakat. Sementara, untuk kegiatan reses yang dilakukan baru-baru ini, juga diisi beberapa anggota DPRD.

“Pihak Bawaslu juga hadir di situ. Cuman kemarin, kami berinisiatif ketemu langsung dengan konsituen yang berada dibawah. Apalagi ini menjelang pemilihan. Tapi kami tetap pada koridor menyampaikan seperti apa yang dianjurkan untuk dilaksanakan di reses itu,” jelas Ansar.

Ansar juga rencananya bakal melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib atas pencemaran nama baik.

“Ini sama saja ingin menghancurkan refutasi seseorang. Mudah-mudahan kami nanti ketemu di Kantor polisi,” pungkasnya.

Kontributor : Fyank

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here