Lasusua, Koransultra.com – Tongkat kepemimpinan kwartir cabang gerakan pramuka Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi beralih. Hal itu ditandai dengan dilantiknya ketua pengurus baru yakni Bupati Kolut, H. Nur Rahman Umar, oleh ketua Kwartir Daerah (Kwarda), Irawan Laliasa, di gedung Islamic Center, Sabtu (9/3/2019).

Bupati Kolut, Nur Rahman Umar dalam sambutanya berharap agar kepengurusan gerakan pramuka di Kolut yang baru lebih meningkat serta dapat mencetak generasi muda sebagai tunas bangsa yang lebih baik, bertanggung jawab, dapat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dan ikut serta dalam pembangunan daerah dan Nasional.

“Selain itu, saya juga meminta kepada pengurus baru agar merespon positif dan berpartisipasi aktif terhadap seluruh program dan kegiatan Gerakan Pramuka di Kolut. Sekaligus menyempurnakan serta meningkatkan pendayagunaan potensi kwartir cabang yaitu sumber daya manusia, materi pendidikan, sistim pembinaan dan manajemen organisasi,” ujar Nur Rahman.

Dikatakan Nur Rahman, jika gerakan Pramuka adalah wadah untuk mendidik dan membina generasi muda agar mereka menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kepribadian yang tangguh, terampil dan berpengetahuan, sehat dan kuat jasmani serta rukun dan memiliki kesetiakawanan yang tinggi.

“Sebagaimana kita ketahui, bahwa gerakan Pramuka adalah organisasi gerakan kepanduan di tanah air yang lahir pada tanggal 14 Agustus 1961. Gerakan Pramuka merupakan perubahan nama dan gabungan dari organisasi-organisasi kepanduan yang telah berdiri sejak jaman kolonial Belanda,” terang Nur Rahmat.

Untuk menyelenggarakan misinya, menurut Nur Rahman, Gerakan Pramuka memerlukan bimbingan, dukungan dan bantuan, baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Di beberapa daerah, kata Nur Rahman, kegiatan kepramukaan terhambat dan kurang maju, karena kepengurusannya kurang berfungsi maksimal. Hal ini disebabkan karena anggotanya tidak memiliki pengetahuan dan apresiasi mengenai kepramukaan. Namun semua tersebut dapat diatasi dengan memberikan informasi mengenai tugas pokok dan fungsinya dan seluk beluk organisasi dan kegiatan kepramukaan.

“Ini merupakan tugas dan tanggujawab Kwarcab yang baru dilantik. Untuk itu, pada masing-masing tingkat Kwartir, tingkat Saka dan tingkat Gugus Depan, dibentuk suatu majelis yang memberikan bimbingan dan bantuan materil, yang disebut Majelis Pembimbing (Mabi),” pesan Nur Rahman.

Untuk sekedar dikatahui, usai ketua pengurus Mabicab dilantik, giliran Nur Rahman melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus Kwartir Cabang serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kolut masa bakti 2017-2022.

Kegiatan pelantikan ini juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah selaku anggota Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kolut, Wakil Bupati, Kapolres, Kajari, Dirut RS Djafar Harun Lasusua serta para pejabat lingkup pemerintah daerah Kolut.

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here