Andoolo , Koransultra.com – Dua Orang Anggota Polres Konawe selatan Melakukan Verifikasi  Lahan di Desa Torobulu, dan Desa Mondoe Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan.

Tindak lanjut dari hasil kesepakatan antara PT. WIN dan masyarakat Torobulu yang dimediasi Kepolisian Resort Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) beberpa waktu lalu .

Verifikasi lahan  yang bersengketa oleh masyarakat dan kuasa hukum gagal . Senin 18/03/2019

Samsuddin SH.CIL yang merupakan salah seorang kuasa hukum pemilik lahan menjelaskan sebelum selesai verifikasi lahan security perusahaan memasuki wilayah dan membawa barang senjata tajam dan mengancam sambil berteriak-teriak.

“Yang mana orangnya,” Samsuddin menirukan suara security yang berteriak. ” seperti yang dilansir salah satu media lokal di Sultra.

Tetapi awak media Koran sultra .com saat mengompirmasi melalui via whatshap Direktur operasional PT .WIN ( IRWAN ) ia mengatakan bahwasanya yang di katakan oleh kuasa hukum itu tidak betul , justru malah pemilik lahan yang marah dengan kedatangan mereka untuk verifikasi , karena banyaknya lahan masyarakat torobulu , yang di anggap adalah lahan dari klien kuasa hukum . ” imbuhnya “

Lanjut Irwan Dan kemarahan dari warga torobulu yang memiliki lahan karena pihak samsudin membawa orang luar yg bukan pemilik lahan, Seharusnya samsudin selaku kuasa hukum harus membawa anak abdul haliq selaku ahli waris pemilik lahan di desa torobulu.

Akibat kemarahan masyarakatlah sehingga dua orang polisi utusan polres konawe selatan gagal untuk memperipikasi lahan tersebut , bukan karena penyebab security PT. WIN pasalnya memang sih ada security pada saat verifikasi lahan tetapi mereka adalah selaku pemilik lahan

Sedangkan untuk Verifikasi di desa mondoe  Sebelum kami masuk ke lokasi pak samsudin selaku kuasa hukum sempat mampir ke kantor PT WIN , pada perbincangan kami dengan pak samsudin sempat kami tanyakan surat kepemilikan lahan kliennya yang berada di desa mondoe tetapi jawaban kuasa hukam hanya surat jual beli saja yang ada  dan tidak ada surat tanah yang dimiliki oleh kliennya.” ucapnya”

Dan kuasa hukum dalam hal ini samsudin .SH ,CIL sendiri yang memberikan informasi kepada penyidik untuk melakukan pembatalan verifikasi di desa mondoe .” tutupnya “

Kotributor: RS

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here