Baubau, Koransultra.com –‘May Day’ atau Hari Buruh Sedunia merupakan sejarah yang tak terlupakan yang diperingati setiap tahun pada 01 Mei. Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Kota Baubau yang dipimpin langsung Rahman Wahab Suailo merespon dan langsung turun kejalan menyuarakan nasib buruh yang ada di Kota Baubau.

Tidak terelakkan, saat itu Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Baubau yang terletak di Jl. Jenderal Sudirman, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Kota Baubau menjadi sasaran dari amukan massa aksi yang terlihat menyegel ruang Kadis, Kamis, 02/05/2019 sekitar pukul 11.00 Wita,

Ketua Eksekutif LMND menghimbau pemerintah Kota Baubau untuk segera memperhatikan dan memastikan buruh yang ada di Kota Baubau,
“Pemerintah harus cabut izin perusahaan-perusahaan yang masih memberlakukan upah minimum yang tidak sesuai standar yang telah ditentukan oleh pemerintah”, Tegasnya kepada media

Tidak sedikit massa yang turun kejalan menyambut hari buruh, khususnya dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kota Baubau seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), LMND, PMII, GMNI hingga beberapa elemen masyarakat pun ikut menyuarakan.

“Sebelumnya rekan-rekan kami sudah beberapa kali datang ke Kantor Disnaker, namun saja aspirasi kami tidak terfasilitasi, maka di hari Buruh ini kami turun dijalan untuk menindaklanjutinya”, Ungkap Ketua Eksekutif LMND.

LMND Cabang Baubau Kecam Pemerintah di Hari Buruh Sedunia

Pada panasnya kalimat orasi, mereka (Massa aksi) Meminta Bapak Walikota segera mengambil tindakan, “Berhentikan atau memecat Kadisnaker Kota Baubau karena belum mampu dalam melaksanakan tugas dan secepatnya hadirkan regulasi melalui Peraturan Walikota (Perwali) agar terjaminnl hak-hak buruh”, Tuturnya.

“Jika pak wali tidak indahkan apa yg menjadi tuntutan kami maka kami akan duduki kantor Walikota dan akan menggalang massa yg lebih banyak lagi,” Pungkasnya.

Kontributor : Muhlis

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here