
Raha, Koransultra.com – Teka-teki mulai terjawab, ditubuh partai yang berlambangkan banten ini mulai mempersatukan langkah untuk meraih kemenangan dipesta demokrasi pada 09 Desember 2020.
Ditubuh PDI-P Sebelumnya kalaim mengklaim soal dukungan PAC bahkan terindikasi pecah kongsi akibat DPP belum mengeluarkan rekomendasi disalah satu bakalan calon Bupati Muna.
Walhasil rekomendasi terbit terhadap kader yakni petahana, Rusman Emba dan Bahrun Labuta secara resmi dikeluarkan oleh DPP PDI-P tertanggal 17 Juli 2020 Nomor 1702/IN/DPP/2020 yang ditanda tangani oleh Ketua DPP PDI-P Bambang Wuryanto dan Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto.
Terbitnya rekomendasi PDI-P, Frebi Rifai angkat bicara soal adanya klaim 19 PAC dukungan disalah satu balon. Iapun mengatakan wajar belum ada rekomendasi secara resmi.
Kemudian, terbitnya rekomendasi tentu menindak lanjuti putusan ketua umum Megawati Soekarnoputri, maka DPP mengintruksikan seluruh kader menjalankan tugas.
“Kalau kita bicara organisasi, jika diputuskan oleh ketua umum tidak perlu ada perdebatan lagi itulah sikap partai,” cetusnya, Selasa (11/8/2020) di Raha
Muhammad Akhirullah ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDI-P Kabupaten Muna hal senada.
“Kami tegak lurus dengan keputusan partai kami siap melaksanakan sesuai arahan DPP,” singkatnya diwaktu yang sama.
DPP mengumumkan Ada 75 Bakal calon kepala daerah diumumkan serta diserahkan rekomendasi diantaranya Provinsi Sulawesi tenggara ada 4 daerah termaksud balon Bupati Muna, Rusman Emba dan Bahrun Labuta.
LM Rusman Emba ST dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan jika menerima rekomendasi dari DPP.
“Alhamdulillah telah diberikan rekomendasi, DPP punya pertimbangan khusus sehingga memberikan kepada kami diantaranya sebagai kader dan juga elektabilitas calon menjadi salah satu indikator partai memberikan rekomendasi” tutupnya.
Kontributor: Bensar Sulawesi




