Baubau, Koransultra.com – Tak lebih dari 12 minggu wajah wakil rakyat Kota Baubau akan ketahuan. Ketua Tim Riset Lumbung Informasi Suara Terpadu Indonesia (LIST INDONESIA) Kota Baubau La Ode Muhammad Anzal (LMA nama sapaan) mencatat penelitian empiris dengan Metode pengambilan sampel menggunakan Multi Stage Random (Margin of error 3%), samplingnya di 8 kecamatan dan 44 Kelurahan pada bulan Februari 2019 akan menjadi magnet bagi para politisi muda.

Pasalnya, selama 14 hari LIST INDONESIA pada penelitiannya mencatat kriteria usia17 – 45 tahun condong pada figur muda untuk Calon Legislatif (Caleg), sedang yang Caleg tua dari kalangan usia 46 tahun keatas.

“Hasil penelitian selama 14 hari di masyarakat pemilih cenderung melihat tentang siapa pantas atau layak untuk menduduki kursi unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Baubau, sangat mengejutkan”, Ucap LMA

Analisa Data menunjukan bahwa 76% pemilih menaruh harapan pada figur muda yang pantas duduk di unsur pimpinan DPRD dan 20% berharap pada figur tua, 4% abstain. Selanjutnya pada harapan lain, perempuan ternyata memiliki peluang yang cukup besar sebagai wakil rakyat di DPRD kota Baubau yaitu 78% sedangkan Pria 21% dan 1 % abstain.

Estimasi populasi pemilih sekitar 70.000 suara sah dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019, “Hasil penelitian ini dilakukan dari minggu ke 2 (dua) bulan Februari 2019,Sampel penelitian menunjukkan sebanyak 220 orang, dengan pembagian sampel 110 orang kepada laki-laki dan perempuan 110 orang”, pungkasnya

Dimana keikutsertaannya, 7 tahun lalu yaitu sejak 2013 hingga saat ini Lembaga List Indonesia berdiri sebagai lembaga penelitian Sosial Kemasyarakatan di Kementerian Hukum dan HAM (Menkumham). Dikelola oleh para intelektual muda dengan 22 orang kualifikasi Magister (S2) alumni Universitas Hasanuddin (UNHAS) sesuai latar kepakaran bidang ilmu.

Kontributor : Muhlis

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here