Ketua umum KKW, Andi Bau Padiawanti, SH.,M.Kn saat memberikan cendramata kepada Bupati Kolut, Nur Rahman Umar, di Rujab Bupati, Senin (27/7/2020) malam. Foto Fyan

Lasusua, Koransultra.com – Pasca terbentuknya Kerukunan Keluarga Wajo (KKW) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), para pengurus kini mulai fokus menyiapkan berbagai program.

Lembaga panguyuban yang baru dideklarasikan pada Minggu 19 Juli 2020 itu rencananya bakal menggelar pelantikan ketua umum terpilih usai lebaran idul Adha.

Ketua umum KKW terpilih, Andi Bau Padiawanti, SH.,M.Kn mengatakan, tujuan dibentuknya lembaga KKW tersebut sebagai wadah untuk menyatukan serta merangkul semua etnis Wajo yang berdomisili di Kabupaten Kolut.

“Ini juga sebagai wadah ajang silaturahmi. Ketika ada kebutuhan dan ada sakit kita bisa memberikan bantuan,” kata Andi Bau, Senin (27/7/2020) malam.

Terbentuknya lembaga KKW tersebut lanjut Andi Bau, bukan hanya sekedar ajang mempererat tali silaturahmi antar sesama warga Wajo, tetapi juga semua warga di Sultra khususnya di Kolut tanpa membedakan dari sisi agama, strata sosial, suku hingga budaya.

“Sesuai dengan Semboyan KKW Wajo, “Mabbulo Si Peppa, Mali Sirappe, Sipatokkong Si Patuo” artinya yang khilaf diingatkan, yang rebah ditopang, saling menyampaikan kesulitan dan kesenangan hingga tidak ada yang dikecilkan, tidak saling merebut kekayaan dan saling mengakui hak kepemilikan,” ungkap Andi Bau.

Menurutnya, pembentukan KKW ini juga sebagai lembaga sosial. Dimana, lembaga tersebut akan berdiri sebagai salah satu garda terdepan dalam melaksanakan kegiatan sosial.

“Untuk sementara kegiatan sosial yang baru kami lakukan yakni memberikan bantuan kepada warga Kolut serta saudara kita yang terkena musibah di Masamba. Insya Allah, kedepannya akan ada lagi kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang akan kami lakukan,” ujar Andi Bau.

Andi Bau menambahkan, selain di Kabupaten, KKW juga rencananya akan dibentuk disetiap Desa dan Kelurahan yang ada di Kolut.

Sementara itu, Bupati Kolut Nur Rahman Umar mengapresiasi terbentuknya KKW tersebut. Menurut Bupati, terbentuknya semua lembaga panguyuban tersebut tujuannya untuk merangkul dan mempererat tali persaudaraan antara sesama warga.

“Saya sangat mengapresiasi semua lembaga kerukunan yang telah terbentuk di Kolut ini. Dengan demikian, nantinya akan mengurangi pertikaian. Artinya semua warga yang terangkul dalam wadah lembaga ini akan terbantu ketika ada kebutuhan-kebutuhan yang memang sangat perlu untuk dibantu,” ungkap Bupati Kolut, saat berbincang bersama para pengurus KKW di Rujab Bupati.

Bupati hanya berpesan kepada seluruh pengurus agar lebih mengedepankan jiwa sosial. Selalu menampilkan silaturahmi serta memperkokoh persatuan dan kesatuan antara sesama warga yang terangkum dalam suatu wadah lembaga kerukunan.

“Perbedaan memang tidak jarang terjadi. Namun jangan hanya karena perbedaan tali silaturahmi dan persaudaraan antar sesama warga dirusak oleh oknum,” pinta Bupati.

Sekedar diketahui, KKW telah resmi dibentuk di Kolut. Berdasarkan hasil rapat Tim Sembilan memutuskan dan memilih Andi Bau Padiawati SH. M.Kn, sebagai Ketua KKW Wajo Cabang Kolut, bersama Wakil Ketua I KM. Muh Tang, Ketua II Andi Baso Mappangile, Wakil Ketua III Nurfahmi Ketua IV Baso Amin, Sekertaris Umum Akmal Bintang, Sekertaris I Rudi Hartono, Sekertari II Aliiadi, Sekertari III Besse Risma, Sekertaris IV Hj. Andi Banri Bendaha Umum Firman, Bendara I Arham Patompo, Bendahara II Hj. Ernawati.

Kontributor : Fyan

Desain Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here